Friday, June 7, 2013

Pengertian Motivasi

Kata motivasi berasal dari bahasa latin “Movere” yang artinya menimbulkan pergerakan. Motivasi didefinisikan sebagai kekuatan psikologis yang menggerakkan seseorang kearah beberapa jenis tindakan (Haggard, 1989) dan sebagai suatu kesediaan peserta didik untuk menerima pembelajaran, dengan kesiapan sebagai bukti dari motivasi (Redman, 1993). Menurut Kort (1987), motivasi adalah hasil faktor internal dan faktor eksternal dan bukan hasil eksternal saja. Hal yang tersirat dari motivasi adalah gerakan untuk memenuhi suatu kebutuhan atau untuk mencapai suatu tujuan.

Setiap pimpinan perlu memahami proses-proses psikologikal apabila berkeinginan untuk membina karyawan secara berhasil dalam upaya pencapaian sasaran-sasaran keorganisasian.

Wednesday, June 20, 2012

Pengertian Perusahaan

Perusahaan adalah sutu organisasi dimana sumber daya (input) dasar seperti bahan dan tenaga kerja dikelola serta diproses untuk menghasilkan barang atau jasa (output) kepada pelanggan. Hampir di semua perusahaan mempunyai tujuan yang sama, yaitu memaksimalkan laba. Jenis perusahaan dibedakan menjadi tiga, yaotu: perusahaan manufaktur, perusahaan dagang, dan perusahaan jasa. Sedangkan bentuk dari perusahaan itu sendiri dibedakan menjadi: perusahaan perseorangan dan persekutuan (perseroan).
 
Berikut ini adalah pengertian dan definisi perusahaan:
 
# MOLENGRAAFF
Perusahaan adalah keseluruhan perbuatan yang dilakukan secara terus menerus, bertindak keluar, untuk memperoleh penghasilan dengan cara memperdagangkan atau menyerahkan barang atau mengadakan perjanjian perdagangan
 
# PEMERINTAH HINDIA BELANDA
Perusahaan adalah keseluruhan perbuatan, yang dilakukan secara tidak terputus-putus, dengan terang-terangan, dalam kedudukan tertentu dan untuk mencari laba (bagi diri sendiri)
 
# UU No.8 TAHUN 1997, PASAL 1 (1)
Perusahaan adalah setiap bentuk usaha yang melakukan kegiatan secara tetap dan terus-menerus dengan memperoleh keuntungan dan atau laba bersih, baik yang diselenggarakan oleh orang perorangan maupun badan usaha yang berbentuk badan hukum atau bukan badan hukum, yang didirikan dan berkedudukan dalam wilayah negara RI
 
# JOHN M. ECHOLS
Bisnis berarti perusahaan
 
# MURTI SUMARNI (1997)
Perusahaan adalah sebuah unit kegiatan produksi yang mengolah sumber daya ekonomi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memuaskan kebutuhan masyarakat.
 
# MUCH NURACHMAD
Perusahaan adalah setiap bentuk usaha yang berbadan hukum atau tidak, milik orang perseorangan, milik persekutun, atau milik badan hukum, baik milik swasta maupun milik negara yang mempekrjakan pekerja dengan membayar upah atau imbalan dalam bentuk lain
 
atau
 
usaha - usaha sosial dan usaha - usaha lain yang mempunyai pengurus dan mempekrjakan orang lain dengan membayar upah atau imbalan dalam bentuk lain



Pengertian diatas saya kutip dari Carapedia

 

Costumer Service dan Emosi

Emosi merupakan berbagai macam perasaan yang dapat timbul dari dalam diri kita. Emosi biasanya dibagi menjadi dua yaitu positif dan negatif. Jika memang yang sering melanda adalah emosi yang positif maka anda termasuk orang yang beruntung dengan hidup anda yang nyaman, namun lain halnya jika emosi yang muncul merupakan emosi negatif yang disebabkan oleh banyak faktor yang berasal dari lingkungan kita maka kita akan semakin menderita, rentan terhadap guncangan.

Tuesday, June 12, 2012

Tujuan Customer Service

Suatu posisi dalam perusahaan tentunya tidak akan terwujud bila tidak mempunyai tujuan apa pun, alias mubazir. Customer service sendiri jika pada suatu perusahaan baik pemberi layanan jasa dan menjual suatu produk tertentu memiliki tujuan untuk menjaga hubungan baik perusahaan dengan konsumen. Hubungan baik antara perusahaan dengan konsumen nya memiliki banyak keuntungan bagi pihak perusahaan diantaranya :

Friday, June 8, 2012

Pengertian Produktivitas

Manajemen Sumber Daya Manusia. Produktivitas merupakan nisbah atau rasio antara hasil kegiatan (output, keluaran) dan segala pengorbanan (biaya) untuk mewujudkan hasil tersebut (input, masukan) (Kussriyanto, 1984, p.1). Input bisa mencakup biaya produksi (production cost) dan biaya peralatan (equipment cost). Sedangkan output bisa terdiri dari penjualan (sales), earnings (pendapatan), market share, dan kerusakan (defects) (Gomes,1995, p.157).
Produktivitas tenaga kerja adalah salah satu ukuran perusahaan dalam mencapai tujuannya. Sumber daya manusia merupakan elemen yang paling strategik dalam organisasi, harus diakui dan diterima oleh manajemen. Peningkatan produktivitas kerja hanya mungkin dilakukan oleh manusia (Siagian, 2002, p.2). Oleh karena itu tenaga kerja merupakan faktor penting dalam mengukur produktivitas. Hal ini disebabkan oleh dua hal, antara lain; pertama, karena besarnya biaya yang dikorbankan untuk tenaga kerja sebagai bagian dari biaya yang terbesar untuk pengadaan produk atau jasa; kedua, karena masukan pada faktor-faktor lain seperti modal (Kussriyanto, 1993, p.1).

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja

Menurut Baron & Byrne (1994) ada dua kelompok faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja. Faktor pertama yaitu faktor organisasi yang berisi kebijaksanaan perusahaan dan iklim kerja. Faktor kedua yaitu faktor individual atau karakteristik karyawan. Pada faktor individual ada dua predictor penting terhadap kepuasan kerja yaitu status dan senioritas. Status kerja yang rendah dan pekerjaan yang rutin akan banyak kemungkinan mendorong karyawan untuk mencari pekerjaan lain, hal itu berarti dua faktor tersebut dapat menyebabkan ketidakpuasan kerja dan karyawan yang memiliki ketertarikan dan tantangan kerja akan lebih merasa puas dengan hasil kerjanya apabila mereka dapat menyelesaikan dengan maksimal. (p.45). Pendekatan Wexley dan Yukl (1977) berpendapat bahwa pekerjaan yang terbaik bagi penelitian-penelitian tentang kepuasan kerja adalah dengan memperhatikan baik faktor pekerjaan maupun faktor individunya. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja yaitu gaji, kondisi kerja, mutu pengawasan, teman sekerja, jenis pekerjaan, keamanan kerja dan kesempatan untuk maju serta faktor individu yang berpengaruh adalah kebutuhan-kebutuhan yang dimilikinya,

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja

Menurut Robert L. Mathis dan John H. Jackson (2001 : 82) faktor-faktor yang memengaruhi kinerja individu tenaga kerja, yaitu: 1.Kemampuan mereka, 2.Motivasi, 3.Dukungan yang diterima, 4.Keberadaan pekerjaan yang mereka lakukan, dan 5.Hubungan mereka dengan organisasi. Berdasarkaan pengertian di atas, penulis menarik kesimpulan bahwa kinerja merupakan kualitas dan kuantitas dari suatu hasil kerja (output) individu maupun kelompok dalam suatu aktivitas tertentu yang diakibatkan oleh kemampuan alami atau kemampuan yang diperoleh dari proses belajar serta keinginan untuk berprestasi. menurut Mangkunegara (2000) menyatakan bahwa faktor yang memengaruhi kinerja antara lain : a. Faktor kemampuan Secara psikologis kemampuan (ability) pegawai terdiri dari kemampuan potensi (IQ) dan kemampuan realita (pendidikan). Oleh karena itu pegawai perlu dtempatkan pada pekerjaan yang sesuai dengan keahlihannya. b. Faktor motivasi Motivasi terbentuk dari sikap (attiude) seorang pegawai dalam menghadapi situasi (situasion) kerja.

Pengeratian Kinerja



Pengertian kinerja (performance) menurut bernardin dan russel dalam triton diungkapkan “…the record of out comes produced on a specified function or activity during a specified time periods” yang dapat diterjemahkan bebas sebagai catatan hasil dan keuntungan yang dihasilkan oleh fungsi pekerjaan atau kegaiatan tertentu selama periode waktu tertentu.
Menurut Winardi (1992) kinerja merupakan konsep yang bersifat universal yang merupakan efektivitas operasional suatu organisasi, bagian organisasi dan bagian karyawannya berdasar standar dan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya, karena organisasi pada dasarnya dijalankan oleh manusia, maka kinerja sesungguhnya merupakan perilaku manusia dalam memainkan peran yang mereka lakukan dalam suatu organisasi untuk memenuhi standar perilaku yang telah ditetapkan agar membuahkan tindakan dan hasil yang diinginkan.

Pengertian Karyawan


Menurut Hasibuan (2007:117) Karyawan adalah setiap orang yang bekerja dengan menjual tenaganya (fisik dan pikiran) kepada suatu perusahaan dan memperoleh balas jasa yang sesuai dengan perjanjian. Sedangkan menurut kamus besar bahasa Indonesia karyawan merupakan orang yang bekerja pada suatu lembaga (kantor, perusahaan, dsb) dengan mendapatkan gaji (upah).
Dapat disimpulkan bahwa karyawan merupakan orang yang bekerja pada suatu lembaga atau perusahaan dengan balas jasa berupa uang. Jadi kalau mau jadi karyawan yang baik ya harus rajin-rajin minta uang ama atasan kan.

Sistem Kompensasi


Menurut Hasibuan (2004:123) sistem pembayaran kompensasi yang umum ditrapkan adalah :
a.       Sistem waktu
Besarnya kompensasi (gaji,upah) ditetapkan berdasarkan standar waktu seperti jam, minggu, atau bulan.
b.      Sistem hasil (output)
Besarnya kompensasi/upah ditetapkan atas kesatuan unit yang dihasilkan pekerja, seperti per potong, meter, liter dan kilogram

Faktor yang Mempengaruhi Kompensasi


Adapun teori yang mempengaruhi besarnya kompensasi yang diungkapkan oleh Hasibuan (2004:128)
a.       Penawaran dan permintaan tenaga kerja
Jika pencari kerja (penawaran) lebih banyak daripada lowongan pekerjaan (pemintaan) maka kompensasi relatif kecil. Sebaliknya jika pencari kerja lebih sedikit dari pada lowongan pkerjaan, maka kompensasi relatif semakin besar.
b.      Kempuan dan kesediaan perusahaan

Tujuan Kompensasi


Menurut Malayu S.P. Hasibuan (2007), tujuan pemberian kompensasi (balas jasa) antara lain adalah:
1. Ikatan Kerja Sama
Dengan pemberian kompensasi terjalinlah ikatan kerja sama formal antara majikan dengan karyawan. Karyawan harus mengerjakan tugas-tugasnya dengan baik, sedangkan pengusaha/majikan wajib membayar kompensasi sesuai dengan perjanjian yang disepakati.
2. Kepuasan Kerja
Dengan balas jasa, karyawan akan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan fisik, status sosial, dan egoistiknya sehingga memperoleh kepuasan kerja dari jabatannya.

Pengertian Kompensasi


Adapun pengertian mengenai kompensasi yang telah diungkapkan oleh para pakar dalam beberapa literatur, antaralain :
1.      Menurut Moh. Agus tulus (1995:141) Kompensasi atau balas jaa didefinisikan sebagai pemberian penghargaan langsung maupun tidak langsung, finansial maupun non-finansial yang adil dan layak kepada karyawan atas sumbangan mereka dalam pencapain tujuan organisasi.
2.      Menurut I Gusti Ngurah Gorda (2004:190) Kompensasi adalah seluruh balas jasa baik berupa uang, barang, maupun kenikmatan yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan atas kinerja yang disumbangkan kepada perusahaan.

Wednesday, June 6, 2012

Keluhan

Keluhan adalah suatu ungkapan dari ketidakpuasan. Sebenarnya jika di suatu industri jasa jumlah keluhan yang dapat timbul memiliki rentang 50-80%. Dari pernyataan tersebut maka dapat diambil kesimpulan jika anda menemukan 10 keluhan berarti masih ada paling sedikit 5 ketidakpuasan pada pelanggan anda. Pelanggan yang tidak puas ini tidak menyatakan keluhannya karena beberapa alasan yang kuat diantaranya :
  1. Biaya untuk mengeluh mungkin lebih besar daripada kemungkinan mendapatkan solusi yang dapat memuaskan.

Monday, June 4, 2012

Tersenyum Pemberi Layanan

Kebanyakan dari kita menganggap tersenyum merupakan merupakan ibadah tapi sesungguhnya te tersenyum tidak hanya ibadah saja sebenarnya namun tersenyum memiliki banyak manfaat lain yang sangat berguna untuk kehidupan kita. Menurut banyak orang tersenyum dapat menyebabkan awet muda dan memperpanjang usia namun dapat menampilkan citra sebagai orang yang ramah. Itulah pentingnya tersenyum bagi manusia.

Thursday, May 31, 2012

Pengertian Departemen Kantor Depan di Hotel


Kantor depan merupakan departemen yang bertanggung jawab atas penjualan kamar hotel berdasarkan cara yang sistematik melalui reservasi hingga penyerahan kamar kepada tamu hotel dan memberikan pelayanan informasi kepada para tamu hotel selama mereka berada dan menginap dihotel (tarmoezi : 18). Dapat dilihat dari definisi diatas bahwa kantor depan merupakan departemen yang memiliki peranan sebagai penjual kamar dan secara langsung

Friday, May 18, 2012

Service Recovery Paradox




Dalam posting kali ini saya akan membahas apa yang dimaksud dengan service recovery paradox. Apa pengertiannya dilihat dari gambar diatas maka dapat dilihat bahwa terdapat perbandingan antara alur suatu layanan yang mengikuti jalur layanan normal dan layanan yang tidak sesuai jalur atau mengalami kegagalan disalah satu prosesnya namun dapat ditindak dengan langkah yang benar maka akan dapat memberikan kepuasan bagi penikmat jasa layanan.

Wednesday, April 25, 2012

Pengertian Customer Service



Customer Service  
Customer itu artinya Pelanggan atau dalam beberapa kondisi bisa kita sebut sebagai calon pembeli. Adapun pelanggan suatu perusahaan dibagi menjadi dua lagi antaralain :
Pelanggan eksternal   : merupakan pelangggan yang berasal dari lingkungan luar perusahaan dalam hal ini pembeli, calon pembeli ataupun pengunjung.
Pelanggan internal     : merupakan pelanggan yang berasal dari dalam perusahaan yang membantu kita dalam operasional perusahaan dan mempengaruhi capaian perusahaan.
Service artinya pelayanan membantu orang lain dalam melakukan sesatu. jadi customer sevice artinya pelayanan pelanggan. yaitu melayani sebelum pelanggan membeli suatu produk,

Friday, April 20, 2012

Delapan Peraturan dalam Customer Service yang Baik

Delapan Peraturan dalam Customer Service yang Baik
Dalam memberikan layanan pelanggan ada delapan peraturan pokok yang seharusnya dipenuhi untuk memberikan pelayanan yang menawan bagi pelanggan anda. tentunya kualitas pelayanan sangat penting bagi perusahaan untuk menampilkan citranya di mata pelanggan. mari kita lihat apa yang seharusnya dilakuakan oleh seorang cotumer service : 
  1. Jawab setiap pangilan masuk, yang dimaksud disini tentunya setiap panggilan yang dilakukan oleh pihak internal atau exsternal seharusnya dijawab agar mereka tidak terlalu lama menunggu untuk mendapatkan informasi atau kepastian. Seharusnya panggilan dianggkat tidak lebi dari deringan yang ke-3
  2. Jangan membuat janji kecuali anda akan benar-benar menepatinya, kekeceweaan yang dirasakan oleh setiap orang yang diberikan janji namun tidak dipenuhi merupakan hal yang akan menghancurkan setiap usaha jangka panjang, maka jangan sekali-kali membuat janji palsu kepada siapapun selamanya.

Thursday, April 19, 2012

RECEPTIONIST JOB DESCRIPTION



Positions       :        Receptionist
Report to      :        Front office supervisor
Divisions        :        Rooms
Department     :      Front office
 


OBJECTIVE
Conduct check in and check out process with efficient manner.  Fulfill every demands and needs of the guest with the highest standard of service.


DUTIES & RESPONSIBILITIES


1.  To report for duty punctually, wearing the proper hotel uniform and name badge at all
      the time.

2.   Attend and involve in departmental meetings and shift briefing.

3.   Maintain the cleanliness of the work area and work equipments.

4.  Conduct check in and check out process with efficient manner

5.  Able to make recommendations of facilities and services requested by the guest

6.  Fulfilled guest needs and follow up with any requests.

7.  Recognize Hptel members and frequent stays, as well as familiar with the hotel programs

8.  Prepared for next day arrival and departure.

9.  Handle complaints and ensure of guest satisfaction at all time, as well as communicate it with Asst. Mgr.

10. Make guest room reservations with utilizing up-sell for the revenue maximize.

11. Fully understand of emergency procedures.